Miris dengan Keadaan Papua! Tokoh Muda Papua Minta Bappenas Agar Orang Asli Papua Terlibat dalam Pembangunan

Oleh : Kormen Barus | Selasa, 15 September 2020 - 12:57 WIB

Festival Budaya Biak Munara Wampasi V (BMW) yang berlangsung 1-4 Juli 2017 di Kabupaten Biak Numfor, Papua (Foto:triptrus.com)
Festival Budaya Biak Munara Wampasi V (BMW) yang berlangsung 1-4 Juli 2017 di Kabupaten Biak Numfor, Papua (Foto:triptrus.com)

INDUSTRY.co.id, Jakarta-Staf Khusus Presiden RI Billy Mambrasar, yang juga adalah seorang Duta Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) RI bertemu dengan Menteri Bappenas / PPN RI di kantor Kementerian PPN / Bappenas (08/09/2020), Jl. Pangeran Diponegoro No.2, RT.6/RW.4, Menteng, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta

Tujuan pertemuan tersebut adalah dalam rangka menyampaikan kemajuan kerja yang telah dilakukan oleh Billy Mambrasar, selama menjabat mejadi Duta SDGs, sejak penunjukkannya di bulan Agustus tahun 2019.

Dalam kesempatan yang sama, Billy Mambrasar juga memaparkan aspirasi dan program kerjanya, untuk memajukan pembangunan berkelanjutan tersebut.

“Saya selama ini sudah mendorong beberapa pergerakan untuk memajukan Pembangunan di Tanah Papua dalam bidang kewirausahaan, ekonomi kreatif, Pendidikan, dan ekonomi hijau. Saya juga memberikan perencanaan tersebut kepada Menteri, dan berharap agar pembangunan yang dilakukan kedepanya tidak merusak lingkungan, akan tetapi tetap berbasis pemberdayaan masyarakat asli”, Ujar Billy Mambrasar.

Billy Mambrasar sangat aktif mendorong ekonomi Hijau, jauh sebelum penunjukkannya sebagai Staf Khusus PresideN RI. Bersama dengan Yayasan Inisiatif Dagang Hijau, dan di topang penuh oleh Kementerian Kordinator Maritim dan Investasi tahun 2019 lalu, Putra asli Papua ini mendorong konsep Investasi  Hijau di Papua (Green Investment Blueprint in Papua) dengan menjadi salah satu konsultannya.

“Papua masih tertinggal pembangunannya, dan saya harap, kita bisa segera mengejar ketertinggalan tersebut. Akan tetapi selalu saya tekankan, pembangunan tersebut harus selalu mengutamakan Orang Asli Papua sebagai penggeraknya, itu harus!” Ujar Billy Mambrasar dengan semangat.

Aspirasi dan program-program kerja tersebut diberikan dan telah diterima dengan baik oleh Menteri Bappenas, dengan perencanaan untuk tindak lanjut. Billy Mambrasar berkomitmen untuk mendorong implementasinya, serta terus mengawasi prosesnya lebih lanjut.

 

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi, Jasa Pengiriman produk industri halal.

Jumat, 04 April 2025 - 16:01 WIB

Tarif Impor AS Naik, Saadah Global Dorong UKM Halal Indonesia Ekspansi ke Pasar Alternatif

Kenaikan tarif impor oleh Pemerintah Amerika Serikat menjadi tantangan baru bagi produk ekspor Indonesia, termasuk produk halal. Mulai 9 April 2025, produk asal Indonesia yang masuk ke pasar…

Ilustrasi, PT Andalan Ekspor Indonesia (AEXI)

Jumat, 04 April 2025 - 15:51 WIB

PT AEXI Dorong UKM Diversifikasi Pasar Ekspor Pasca Kenaikan Tarif AS

Kenaikan tarif impor oleh Pemerintah Amerika Serikat kembali menimbulkan kekhawatiran di kalangan pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) Indonesia. Kebijakan tersebut dinilai dapat menurunkan…

Foto Ilustrasi, aplikasi Tik Tok

Jumat, 04 April 2025 - 14:30 WIB

TikTok Terancam Diblokir di Amerika, Indonesia Justru Panen Manfaat untuk UMKM

TikTok tengah menghadapi tekanan besar di Amerika Serikat. Pemerintah AS memberi waktu hingga 5 April 2025 kepada ByteDance, perusahaan induk TikTok asal Tiongkok, untuk melepas kepemilikannya…

Ketua Umum Asaki, Edy Suyanto (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Jumat, 04 April 2025 - 13:00 WIB

Asaki: TKDN & Program 3 Juta Rumah Amankan Pasar Domestik Keramik Pasca Tarif Imbal Balik AS

Ketua Umum Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia (Asaki), Edy Suyanto berharap pemerintah Indonesia segera memulai negosiasi dengan AS untuk menghadirkan neraca perdagangan yang lebih berimbang.

Juru Bicara Kementerian Perindustrian Febri Hendri Antoni Arief

Jumat, 04 April 2025 - 11:42 WIB

Kemenperin: PMI Manufaktur Maret 2025 masih di Level Ekspansif 52,4 Poin

Purchasing Manager’s Index (PMI) Manufaktur Indonesia pada bulan Maret 2025 masih berada di level ekspansif sebesar 52,4 poin. Angka ini turun dibandingkan dengan PMI bulan sebelumnya sebesar…