DPR Ingatkan Kominfo Soal Layanan Streaming Bigo dan Live.me

Oleh : Irvan AF | Selasa, 04 April 2017 - 20:44 WIB

Ilustrasi live streaming. (Foto: IST)
Ilustrasi live streaming. (Foto: IST)

INDUSTRY co.id, Jakarta - Anggota Badan Legislasi DPR RI Mukhammad Misbakhun mengingatkan Kementerian Kominfo agar benar-benar memperhatikan rencana Pemerintah yang akan menutup layanan streaming yakni Live.me dan Bigo Live.

"Karena layanan tersebut dinilai dapat memberikan daya rusak tatanan dan konstruksi sosial budaya Indonesia. Kalau perlu tayangan tersebut diblokir secara permanen," kata Mukhammad Misbakhun di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Selasa (4/4/2017), Pada rapat Badan Legislasi DPR RI soal revisi UU Penyiaran, Misbakhun mengkritik keras layanan streaming maupun siaran Live.me dan Bigo Live yang dinilai memberikan daya rusak tatanan dan konstruksi sosial budaya Indonesia.

Menurut dia, Kementerian Kominfo sebagai pemegang otoritas Pemerintah agar benar-benar memperhatikan dampaknya yang memberikan daya rusak kepada budaya Indonesia.

"Saya mendukung keseriusan Pemerintah untuk menutup tayangan tersebut sekaligus menata regulasi yang sesuai dengan nilai budaya Indonesia," katanya.

Misbakhun juga mempertanyakan manfaat tayangan Live.me dan Bigo Live bagi Indonesia, yang secara ekonomi Indonesia tidak mendapatkan apa-apa.

Dia menegaskan, karena pajak tidak diterima negara.

"Layanan Live.me dan Bigo Live juga tidak ada misi edukasi.

Karena tidak ada unsur edukasi dan negara tidak menerima pajak, lebih baik diblokir saja," katanya.

Politisi Partai Golkar ini juga mengingatkan Kementerian Kominfo agar menjalankan prinsip Trisakti dan visi Nawacita pemerintahan Presiden Joko Widodo, yakni memperteguh kebhinnekaan dan memperkuat restorasi sosial Indonesia, sesuai konstitusi dan semangat Pancasila.

"Inilah yang dapat saya sampaikan terkait revisi UU Penyiaran," kata dia.

Sebelumnya, Kementerian Kominfo telah memblokir Domain Name System (DNS) Bigo Live sejak Desember 2016.

Pada Desember 2016, Plt. Kabiro Humas Kemenkominfo, Noor Iza mengungkapkan, pemblokiran berdasarkan laporan dari masyarakat.

Kominfo, kata dia, juga terus mengamati adanya dugaan konten dewasa yang terdapat di Bigo Live tersebut.

Kemudian, pada 13 Januari 2017, Kominfo membuka layanan streaming dan siaran Bigo Live telah dibuka blokirnya.

Kominfo menjelaskan, langkah buka blokir itu dilakukan mengingat Bigo Live telah menjalankan persyaratan yang ditentukan Kominfo. (ant)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Dompet Dhuafa dorong Gerakan Diplomasi Kemanusiaan Indonesia for Palestine

Kamis, 27 Februari 2025 - 22:04 WIB

Dompet Dhuafa Manfaatkan Momentum Gencatan Senjata untuk Pelepasan Tim Kemanusiaan ke Palestina

Momentum gencatan senjata di Palestina, Dompet Dhuafa mendorong Gerakan Diplomasi Kemanusiaan: Indonesia for Palestine sebagai bentuk kepedulian Indonesia untuk masyarakat Palestina.

Pembukaan WKCI Academy.

Kamis, 27 Februari 2025 - 21:14 WIB

WKCI Academy Resmi Dibuka di Pluit Village Mall, Siap Cetak Bintang K-Pop Indonesia

WKCI Academy merupakan cabang resmi World Kpop Center Korea, yang dikenal sebagai pusat pelatihan profesional bagi trainee K-Pop dan sekarang resmi dibuka di Pluit Village Mall Jakarta.

Ichitan perkenalkan ICHITAN Signature Choco Dark Chocolate.

Kamis, 27 Februari 2025 - 20:45 WIB

Ichitan Suguhkan Cokelat Premium di Gen On Track Live 2025, Ribuan Botol Gratis Dibagikan

Ichitan menghadirkan inovasi terbarunya, ICHITAN Signature Choco Dark Chocolate, minuman cokelat premium dengan cita rasa cokelat mewah dan pekat.

Prodia menggelar Roadshow Seminar Dokter Nasional 2025 di 11 kota besar.

Kamis, 27 Februari 2025 - 20:31 WIB

Prodia Perkuat Peran dalam Penanganan Penyakit Kronis Lewat Seminar Dokter Nasional 2025

Prodia menggelar Roadshow Seminar Dokter Nasional 2025 di 11 kota besar untuk memberikan pemahaman mendalam kepada para dokter mengenai manajemen penyakit kronis.

Media Gathering Bersama Media Menuju Indonesia Bebas Kusta

Kamis, 27 Februari 2025 - 20:25 WIB

NLR Indonesia Terus Berupaya Hapus Stigma dan Diskriminasi Terhadap Orang Yang Pernah Mengalami Kusta

Guna meningkatkan kesadaran publik dalam menghapus stigma serta diskriminasi terhadap Orang Yang Pernah Mengalami Kusta (OYPMK), NLR Indonesia menggelar Media Gathering bertajuk "Bersama Media…