Lintasarta, Membangun ICT Hingga Pelosok Negeri

Oleh : Kormen Barus | Jumat, 31 Januari 2020 - 08:34 WIB

Saat ini Lintasarta telah melayani lebih dari 2.400 pelanggan korporasi
Saat ini Lintasarta telah melayani lebih dari 2.400 pelanggan korporasi

INDUSTRY.co.id, Jakarta-Lintasarta merupakan anak perusahaan PT Indosat Tbk. Didirikan sejak April 1988,  Lintasarta telah menjadi perusahaan ICT yang menghadirkan layanan komunikasi data serta internet handal hingga ke wilayah-wilayah terpencil di Nusantara.

Saat ini Lintasarta telah melayani lebih dari 2.400 pelanggan korporasi dengan lebih 35.000 jaringan yang meliputi layanan komunikasi data fiber optik, jaringan satelit, Managed Security & Collaboration, Data Center dan DRC, Cloud Computing, Managed Services, E-Health, Third Party Administrator (TPA) dan solusi total komunikasi data. Didukung oleh lebih dari 1000 staf berpengalaman diantaranya memiliki sertifikasi Internasional yang tersebar di dari 44 kota di Indonesia.

Lintasarta terus meningkatkan transformasi digital bisnis perusahaan. Dari yang tadinya penyedia jaringan layanan komunikasi data (komdat) menjadi ICT total solution provider. Lintasarta telah beroperasi selama lebih dari 30 tahun untuk menyediakan solusi korporat yang melibatkan komunikasi data, internet, dan layanan TI. Saat ini telah membangun jaringan luas di negara ini dan sudah melayani 2.400 klien dalam tiga dekade operasinya, kualitas layanan juga telah menjadi salah satu komitmen perusahaan.

Operasi TI yang disederhanakan dan efisien diyakini berkontribusi terhadap produktivitas dan daya saing perusahaan. Terinspirasi oleh moto SAFE (aman, terjangkau, fleksibel, keunggulan), Lintasarta berupaya untuk memberikan solusi komputasi awan terbaik kepada klien.

Lintasarta telah membangun reputasi yang membuatnya mendapatkan pengakuan domestik dan internasional dengan penghargaan terbaru datang di Frost & Sullivan: Penghargaan Praktik Terbaik Asia Pasifik 2019 sebagai Layanan Infrastruktur Cloud Indonesia Penyedia Tahun Ini.

Ada beraoa produk dan layanan Lintasarta. Pertama Connectivity. Yaitu Solusi komunikasi untuk digunakan antara kantor pusat dan kantor cabang di berbagai lokasi termasuk daerah terpencil, didukung infrastruktur serta para ahli yang andal, termasuk dalam mengoperasikan VSAT di lebih dari 13.000 titik di seluruh Indonesia.

Kedua  IT SERVICES. Solusi IT end-to-end dengan infrastruktur handal, dukungan tenaga ahli bersertifikasi internasional dan berpengalaman dalam menangani kebutuhan IT yang kompleks dari berbagai macam perusahaan, pelanggan pun dapat lebih fokus pada bisnis intinya. Ketiga  DIGITAL SOLUTIONS, yaitu  Solusi digital dalam meningkatkan kinerja bisnis dengan efisien melalui aplikasi digital berbasis cloud.

 “Ya Lintasarta memiliki solusi layanan yang lengkap untuk IT services seperti Data Center, Cloud Services, yang terbaru layanan Managed SOC,Wifi marketing, Digital Queuing system,TPCM, Skota data hingga Smart campus,” ujar Senior Manager Corporate Communicaton Lintasarta Suci Andirini, dalam temu media, di Kantor Lintasarta, Jakarta, Kamis (30/1/2019).

Andirini memasang target agar bisa terus meningkatkan sektor solusi digitalisasi di segmen finance, pemerintah, healthcare dan edukasi yang menjadi fokus kami di tahun 2020. Sementara General Manager Marketing Bayu Adi Pramono mengatakan, Lintasarta berkomitmen untuk menjadi mitra perusahaan terbaik dalam layanan teknologi informasi dan komunikasi untuk membantu Indonesia mempercepat transformasi digital.

"Kami akan terus berekspansi setelah mendorong pembangunan infrastruktur melalui kabel fiber optic maka saatnya kini membangun tranformasi digital di tiap bidang, Salah satunya melalui penerapan kota cerdas atau smart city," pungkasnya.

Jika selama ini 70 persen pendapatan perusahaan dari bisnis jaringan, Lintasarta mulai menangkap tren transformasi digital yang dilakukan oleh banyak lembaga. Berbagai segmen pun menjadi bidikan perusahaan, mulai dari segmen manufaktur, keuangan, pendidikan, hingga pemerintahan.

“Tahun 2019 berhasil kami lalui dengan sangat baik. Pertumbuhan bisnis di angka 10%-15% pun bisa kami capai. Tahun ini, angka tersebut akan kami pertahankan. Salah satu cara dengan melebarkan bisnis kami ke solusi digital,” ujar Ade Kurniawan, General manager Corporate Secretary Lintasarta di Jakarta, Kamis (30/1/2020)

Di lini bisnis ini, Lintasarta memiliki dua produk, Skota dan Owlexa. Keduanya memiliki berbagai layanan. Secara keseluruhan, Lintasarta memberikan layanan menyeluruh untuk proses digitalisasi.

Misalnya pada produk Skota, Lintasarta menyediakan sistem informasi kota. Mulai dari monitoring kota, command center, berbagai aplikasi, atau video analytics untuk berbagai kebutuhan. Produk ini pun ditujukan untuk segmen pemerintahan, seperti digitalisasi kota dan kabupaten.

“Kini kami telah bekerjasama dengan 20 kota dan kabupaten untuk mendigitalisasikan wilayah mereka. Sektornya pun beragam, bisa di sektor pendidikan, kesehatan, atau lingkungan. Untuk melayani segmen ini, tantangannya pun cukup besar,” ujar Senior Advisor Strategic Business Development Yosi Widiyanti.

Sepanjang perjalanan bisnsnya, Lintasarta menemukan kondisi dan sumber daya yang berbeda di setiap daerah. Misalnya saja ketersediaan internet, visi para pemimpin di daerah tersebut, hingga kebutuhan di sektor tertentu.

“Tahun 2020, kami targetkan pendapatan dari bisnis smart city hingga puluhan miliar rupiah. Pasar ini cukup seksi mengingat anggaran yang besar dan harus dikeluarkan,” tutupnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

dr. Kasey Kisu Sung, Wakil Presiden Korean Stem Cell Therapy Society, memperkenalkan terapi sel punca kepada profesional medis di Eka Hospital di Indonesia.

Rabu, 26 Februari 2025 - 19:00 WIB

Daewoong Gelar Seminar Keahlian Terapi Sel Punca, Perkuat Kapabilitas Para Profesional Medis di Indonesia

Daewoong, grup farmasi global terkemuka asal Korea Selatan, pada 26 Februari 2025 menggelar sesi edukasi keahlian aplikatifnya mengenai terapi sel punca untuk mengobati berbagai penyakit kepada…

Layanan Bank Emas diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto (tengah) didampingi Direktur Utama BSI Hery Gunardi (kiri), Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto (dua dari kiri), Menteri BUMN Erick Thohir (empat dari kiri) dan Direktur Utama PT Pegadaian Damar Latri Setiawan (paling kanan).

Rabu, 26 Februari 2025 - 18:41 WIB

Resmi Diluncurkan Presiden Prabowo, BSI Jadi Bank Emas Syariah Pertama di Indonesia

Diresmikan langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto, layanan Bank Emas dari PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) resmi hadir di Indonesia. Hal ini menjadikan BSI sebagai bank syariah pertama…

Migas Ilustrasi

Rabu, 26 Februari 2025 - 18:25 WIB

Menperin Agus Kebut Negosiasi dengan KemenESDM dan Sesneg Soal Perpres HGBT

Presiden Prabowo Subianto telah memutuskan melanjutkan program Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT) untuk ketujuh sektor industri. Meski demikian, implementasi program HGBT hingga saat ini belum dapat…

Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita bersama Wamenperin Faisol Riza saat konferensi pers investasi apple di Indonesia (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Rabu, 26 Februari 2025 - 17:47 WIB

Negosiasi dengan Apple Rampung, Menperin Agus Hasilkan Sejumlah Keuntungan untuk Indonesia

Akhirnya setelah hampir enam bulan, negosiasi antara pemerintah Indonesia dalam hal ini Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dengan Apple menemukan kesepakatan. Kesepakatan tersebut dituangkan…

Badak LNG Raih PROPER Emas ke-14

Rabu, 26 Februari 2025 - 15:38 WIB

Badak LNG Raih PROPER Emas ke-14 Berkat Inovasi Berkelanjutan dan Green Leadership

Penghargaan PROPER Emas ini merupakan bukti nyata komitmen Badak LNG dalam mewujudkan industri LNG berkelanjutan