Pemerintah Tegaskan Giant Sea Wall Dibangun Tahun Ini
Oleh : Ahmad Fadli | Kamis, 09 Maret 2017 - 12:12 WIB

Proyek Giant Sea Wall Dibangun Tahun Ini (foto:idntimes)
INDUSTRY.co.id, Jakarta - Pemerintah memastikan tetap akan membangun mega proyek pembangunan tanggul laut raksasa yang berada di bagian utara Jakarta.
Pembangunan proyek yang kerap disebut Giant Sea Wall ini rencananya akan diteruskan tahun 2017.
"Ya pokoknya tahun ini harus dimulai pembangunan 20 km tanggul pantai, untuk selamatkan Jakarta dari banjir rob," ujar Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala, Bappenas Bambang Brodjonegoro, Rabu (8/3).
Bambang menjelaskan, dana pembangunan untuk protek ini memang tidak sedikit. Namun, jika tidak dimulai maka proyek tersebut justru bisa merugikan banyak pihak termasuk masyarakat dan pemerintah yang bernaung di Ibukota Jakarta.
Untuk itu, pendanaan awal akan dikucurkan Pemerintah melalui anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). Dana sebesar Rp 9 triliun bakal dijadikan anggaran awal agar pengerjaan ini bisa mulai berjalan.
"Harus mulai tahun ini, dan pengerjaanya pasti multiyears," ungkapnya.
Namun, proyek ini bukan tanpa hambatan. Salah satu yang tidak setuju pembangunan tanggul tersebut adalah Greenpeace Indonesia. Organisasi tersebut menegaskan kembali sikapnya menolak berbagai rencana reklamasi pantai di Indonesia, termasuk di Teluk Jakarta.
Pasalnya alih-alih membawa manfaat, reklamasi pantai dinilai justru akan menimbulkan masalah dan bencana ekologis baru, serta tidak menghormati sejumlah norma hukum dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Baca Juga
Dukung Mudik Tenang Lebaran 2025, Ini Jalan Tol Hasil Karya ADHI…
BlueScope Indonesia Angkat Jenny Margiano Sebagai Country Director,…
Persiapan Mudik Lebaran 2025, Menteri PU Pastikan Kesiapan Infrastruktur…
Dukung Kelancaran Arus Mudik, Kementerian PU Pastikan Kesiapan Infrastruktur…
Target Selesai Akhir Tahun 2026, Begini Progres Pembangunan Jalan…
Industri Hari Ini

Jumat, 04 April 2025 - 16:01 WIB
Tarif Impor AS Naik, Saadah Global Dorong UKM Halal Indonesia Ekspansi ke Pasar Alternatif
Kenaikan tarif impor oleh Pemerintah Amerika Serikat menjadi tantangan baru bagi produk ekspor Indonesia, termasuk produk halal. Mulai 9 April 2025, produk asal Indonesia yang masuk ke pasar…

Jumat, 04 April 2025 - 15:51 WIB
PT AEXI Dorong UKM Diversifikasi Pasar Ekspor Pasca Kenaikan Tarif AS
Kenaikan tarif impor oleh Pemerintah Amerika Serikat kembali menimbulkan kekhawatiran di kalangan pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) Indonesia. Kebijakan tersebut dinilai dapat menurunkan…

Jumat, 04 April 2025 - 14:30 WIB
TikTok Terancam Diblokir di Amerika, Indonesia Justru Panen Manfaat untuk UMKM
TikTok tengah menghadapi tekanan besar di Amerika Serikat. Pemerintah AS memberi waktu hingga 5 April 2025 kepada ByteDance, perusahaan induk TikTok asal Tiongkok, untuk melepas kepemilikannya…

Jumat, 04 April 2025 - 13:00 WIB
Asaki: TKDN & Program 3 Juta Rumah Amankan Pasar Domestik Keramik Pasca Tarif Imbal Balik AS
Ketua Umum Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia (Asaki), Edy Suyanto berharap pemerintah Indonesia segera memulai negosiasi dengan AS untuk menghadirkan neraca perdagangan yang lebih berimbang.

Jumat, 04 April 2025 - 11:42 WIB
Kemenperin: PMI Manufaktur Maret 2025 masih di Level Ekspansif 52,4 Poin
Purchasing Manager’s Index (PMI) Manufaktur Indonesia pada bulan Maret 2025 masih berada di level ekspansif sebesar 52,4 poin. Angka ini turun dibandingkan dengan PMI bulan sebelumnya sebesar…
Komentar Berita