UMKM Indonesia Masih Peringkat Ketiga di ASEAN

Oleh : Ahmad Fadli | Jumat, 06 Januari 2017 - 19:29 WIB

Ilustrasi UMKM di Indonesia (Michael Eko Hardianto/Getty Images)
Ilustrasi UMKM di Indonesia (Michael Eko Hardianto/Getty Images)

INDUSTRY.co.id , Jakarta - Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) telah menjadi katalis pemulihan ekonomi Indonesia. Sepanjang tahun 2016, tercatat kontribusi UMKM mencapai 61, 41 persen. Dan capaian ini menjadi terbesar dibandingkan negara lain di kawasan ASEAN.

PDB kita 61,41% itu tidak ada yang ngalahin. Kita paling unggul dibanding negara ASEAN. Malaysia itu di bawah 40% kontribusinya (terhadap PDB Malaysia). Thailand tidak sehebat kita. Kita lebih unggul," kata Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kementerian Koperasi dan UKM I Wayan Dipta di kantornya, Jum'at (6/1/2017).

Walaupun tinggi kontribusi PDBnya namun dari sisi Policy Development Index, Indonesia masih kalah. Indonesia berada diposisi ketiga diantara negara ASEAN dengan nilai 4,1. Sementara Singapura berada di tingkat teratas dengan nilai indek 5,4 dan Malaysia 4,7.

Walaupun kalah dalam hal ini, namun bukan berarti daya saing UMKM Indonesia rendah.

Wayan berharap kebijakan pemerintah terkait upaya pengembangan koperasi dapat dilakukan perbaikan di tahun 2017. Salah satu tantangan untuk mendorong UKM lebih bersaing adalah pemanfaatan dan akses teknologi yang masih cukup lemah. Selain itu pelibatan stake holder terkait dalam pengembangan wirausaha masih perlu ditingkatkan lagi.

"Policy index itu diukur dari 8 item, pelibatan stake holder itu tertinggi. Indek Singapura hampir sempurna. Kita 4,1, ini cukup bagus dibandingkan yang di bawah 3," tukasnya.(iaf)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Transaksi belanja menggunakan BNI

Rabu, 26 Februari 2025 - 20:13 WIB

BNI Lestarikan Warisan Budaya Tenun Lewat Dukungan Peragaan Busana Cita Raya HIKAYAT

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI proaktif mendorong perkembangan industri kreatif dan _fashion_ tanah air lewat dukungannya pada gelaran peragaan busana bertajuk Cita Raya HIKAYAT.…

dr. Kasey Kisu Sung, Wakil Presiden Korean Stem Cell Therapy Society, memperkenalkan terapi sel punca kepada profesional medis di Eka Hospital di Indonesia.

Rabu, 26 Februari 2025 - 19:00 WIB

Daewoong Gelar Seminar Keahlian Terapi Sel Punca, Perkuat Kapabilitas Para Profesional Medis di Indonesia

Daewoong, grup farmasi global terkemuka asal Korea Selatan, pada 26 Februari 2025 menggelar sesi edukasi keahlian aplikatifnya mengenai terapi sel punca untuk mengobati berbagai penyakit kepada…

Layanan Bank Emas diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto (tengah) didampingi Direktur Utama BSI Hery Gunardi (kiri), Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto (dua dari kiri), Menteri BUMN Erick Thohir (empat dari kiri) dan Direktur Utama PT Pegadaian Damar Latri Setiawan (paling kanan).

Rabu, 26 Februari 2025 - 18:41 WIB

Resmi Diluncurkan Presiden Prabowo, BSI Jadi Bank Emas Pertama di Indonesia

Diresmikan langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto, layanan Bank Emas dari PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) resmi hadir di Indonesia. Hal ini menjadikan BSI sebagai bank syariah pertama…

Migas Ilustrasi

Rabu, 26 Februari 2025 - 18:25 WIB

Menperin Agus Kebut Negosiasi dengan KemenESDM dan Sesneg Soal Perpres HGBT

Presiden Prabowo Subianto telah memutuskan melanjutkan program Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT) untuk ketujuh sektor industri. Meski demikian, implementasi program HGBT hingga saat ini belum dapat…

Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita bersama Wamenperin Faisol Riza saat konferensi pers investasi apple di Indonesia (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Rabu, 26 Februari 2025 - 17:47 WIB

Negosiasi dengan Apple Rampung, Menperin Agus Hasilkan Sejumlah Keuntungan untuk Indonesia

Akhirnya setelah hampir enam bulan, negosiasi antara pemerintah Indonesia dalam hal ini Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dengan Apple menemukan kesepakatan. Kesepakatan tersebut dituangkan…