Pelindo III Tertarik Kembangkan Pelabuhan di Kendal

Oleh : Hariyanto | Jumat, 20 Oktober 2017 - 14:41 WIB

Pelabuhan Kendal (ist)
Pelabuhan Kendal (ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Perusahaan BUMN yang bergerak dibidang jasa kepelabuhan, PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) atau Pelindo III saat ini tengah dalam tahap kajian untuk mengembangkan pelabuhan di Kendal yang nantinya akan menjadi alternatif dari Pelabuhan Tanjung Emas di Semarang.

Corporate Secretary Pelindo III, Faruq Hidayat mengatakan jarak Kendal dengan Semarang yang tidak terpaut jauh membuat perseroan tertarik untuk mengembangkan pelabuhan di kabupaten seluas 1.002,23 km2 tersebut.

Di samping itu, keberadaan Kawasan Industri Kendal yang digarap pihak swasta juga menjadi faktor tambahan yang membuat Pelindo III serius menggarap pelabuhan di Kendal.

Faruq menekankan, Pelindo III bakal melakukan studi untuk menguji tingkat penurunan muka tanah atau land subsidence.

"Kalau land subsidence masih bisa ditoleransi, kami siap (mengembangkan pelabuhan) karena Kendal sudah ada hinterland-nya (kawasan industri),"jelasnya, Kamis (19/10/2017).

Menurut Faruq, Pelindo III perlu mencari pelabuhan alternatif untuk menopang Semarang yang setiap tahun mengalami penurunan muka tanah 17 cm.

Pelindo III harus mengeluarkan dana hingga Rp250 miliar setiap dua tahun guna mengatasi penurunan muka tanah.

Faruq mengungkapkan, Pelindo III sudah melakukan pembahasan dengan Pemerintah Kabupaten Kendal selaku pemilik Pelabuhan Kendal.

Bila negosiasi berjalan mulus, Pelindo III sedikitnya bakal menyiapkan investasi Rp250 miliar untuk mengembangkan Pelabuhan Kendal.

Di sisi lain, Pelindo III juga melirik pengembangan pelabuhan di Jepara bila hasil studi pengembangan pelabuhan di Kendal dinilai tidak layak.

Di Jepara, struktur tanah lebih solid sehingga tidak terjadi penurunan muka tanah. Namun, jarak Jepara dengan Semarang yang lebih jauh dibandingkan dengan Semarang-Kendal juga menjadi pertimbangan Pelindo III.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Dompet Dhuafa dorong Gerakan Diplomasi Kemanusiaan Indonesia for Palestine

Kamis, 27 Februari 2025 - 22:04 WIB

Dompet Dhuafa Manfaatkan Momentum Gencatan Senjata untuk Pelepasan Tim Kemanusiaan ke Palestina

Momentum gencatan senjata di Palestina, Dompet Dhuafa mendorong Gerakan Diplomasi Kemanusiaan: Indonesia for Palestine sebagai bentuk kepedulian Indonesia untuk masyarakat Palestina.

Pembukaan WKCI Academy.

Kamis, 27 Februari 2025 - 21:14 WIB

WKCI Academy Resmi Dibuka di Pluit Village Mall, Siap Cetak Bintang K-Pop Indonesia

WKCI Academy merupakan cabang resmi World Kpop Center Korea, yang dikenal sebagai pusat pelatihan profesional bagi trainee K-Pop dan sekarang resmi dibuka di Pluit Village Mall Jakarta.

Ichitan perkenalkan ICHITAN Signature Choco Dark Chocolate.

Kamis, 27 Februari 2025 - 20:45 WIB

Ichitan Suguhkan Cokelat Premium di Gen On Track Live 2025, Ribuan Botol Gratis Dibagikan

Ichitan menghadirkan inovasi terbarunya, ICHITAN Signature Choco Dark Chocolate, minuman cokelat premium dengan cita rasa cokelat mewah dan pekat.

Caption Foto_(Ki-Ka) Martin Setiawan, President Director Indonesia & Timor-Leste, Schneider Electric menjelaskan ragam teknologi dan inovasi yang dihadirkan Schneider Electric di Innovation Hub kepada Faisol Riza, Wakil Menteri Perindustrian Republik Indonesia. Ruang ini menjadi tempat bagi pelanggan, mitra bisnis, media, dan mahasiswa untuk berkolaborasi serta menemukan berbagai layanan dan solusi dari Schneider Electric.

Kamis, 27 Februari 2025 - 20:37 WIB

Innovation Hub Jakarta, Komitmen Schneider Electric untuk Percepat Transformasi Digital dan Keberlanjutan Industri

Schneider Electric™, pemimpin global dalam transformasi digital untuk pengelolaan energi dan otomasi, pada hari ini (27/2) meresmikan Innovation Hub Jakarta yang berlangsung di kantor Schneider…

Prodia menggelar Roadshow Seminar Dokter Nasional 2025 di 11 kota besar.

Kamis, 27 Februari 2025 - 20:31 WIB

Prodia Perkuat Peran dalam Penanganan Penyakit Kronis Lewat Seminar Dokter Nasional 2025

Prodia menggelar Roadshow Seminar Dokter Nasional 2025 di 11 kota besar untuk memberikan pemahaman mendalam kepada para dokter mengenai manajemen penyakit kronis.