Soal Pilot Menjabat Direksi Garuda Indonesia, Ini Kata DPR!

Oleh : Kormen Barus | Jumat, 01 Juli 2022 - 16:02 WIB

Ilustrasi Garuda Indonesia
Ilustrasi Garuda Indonesia

INDUSTRY.co.id, Jakarta-Anggota Komisi VI DPR RI I Nyoman Parta menyoroti banyaknya pilot yang menjabat dalam direksi PT Garuda Indonesia (Persero). Menurutnya hal tersebut dapat mengganggu kinerja direksi Garuda Indonesia bahkan dapat menimbulkan konflik internal karena banyaknya jabatan penting yang justru diisi oleh pilot. Terlebih dalam kondisi Garuda saat ini yang sedang berbenah.

Hal tersebut disampaikan Nyoman dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Direktur Utama PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, Direktur Utama PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero), Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk dan Direktur Utama PT Semen Kupang, terkait pembahasan mengenai pendalaman inisiatif corporate action tahun 2022, di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Kamis (30/6/2022), seperti dikutip industry.co.id.

"Saya hitung ya, ada direktur human capital itu diisi oleh pilot, terus ada vice president untuk human capital-nya juga, vice president untuk risiko manajemen juga, vice president untuk kontrol dan untuk learning dan development juga pilot, terus vice president untuk corporate dan corporate safety juga pilot, terus SN untuk operation training juga pilot, dan yang terakhir adalah vice president untuk training dan controlling itu banyak diisi oleh pilot," ujar politisi PDI-Perjuangan ini.

Nyoman menilai, banyaknya pilot yang menjabat dalam direksi Garuda dapat menimbulkan konflik serius yang terjadi di internal Garuda. Terlebih, pilot-pilot yang menjabat tersebut selain memegang jabatan juga masih harus terbang. “Jadi informasi ini kan saya dapatkan dari orang dalam, itu menimbulkan konflik yang serius di dalam ketika justru diharapkan Garuda berbenah. Yang menariknya adalah mereka juga dapat tunjangan jabatan dan dapat GHA, dapat juga tunjangan instruktur dan mereka juga sekali waktu juga terbang," jelasnya.

Selain itu, menurut Nyoman, jika direksi Garuda banyak diisi oleh pilot, dapat mengganggu pejabat-pejabat lain yang memang meniti karir yang berkaitan dan sesuai dengan bidangnya masing-masing. "Tolong dijawab, ini mungkin tidak banyak yang tahu, karena informasinya dari orang dalam dan mereka menyebutnya ini semuanya pilot dan mengganggu pejabat-pejabat yang sebelumnya memang meniti karier yang berkaitan dengan bidangnya masing-masing. Jadi ya kalau terbang yang terbang ya kalau sudah jadi pilot senior ya pilot senior tidak mengambil jabatan-jabatan yang memang sudah dipersiapkan dari pejabat karir yang lain," tegasnya.

Untuk itu, Nyoman berharap sebagai perusahaan kebanggan nasional, nantinya tidak ada lagi persoalan-persoalan yang terjadi di tubuh Garuda.

"Kami berharap tidak lagi ada persoalan persoalan penyimpangan keuangan korupsi di tubuh Garuda. Oleh karena itu dalam kesempatan ini kami ingin memberikan masukan karena banyak juga menerima masukan terhadap persoalan personalia di Garuda ternyata di Garuda ada hal-hal yang menimbulkan konflik internal karena banyaknya jabatan-jabatan penting di pusat itu yang justru diisi oleh pilot," ungkap legislator dapil Bali tersebut. Parlementaria.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Program Urban Habitsphere Hutama Karya

Senin, 16 Desember 2024 - 09:53 WIB

Lanjutkan Program Urban Habitsphere, Hutama Karya Fokus pada Tahap Tumbuh

Setelah sukses menjalankan Program Urban HabitSphere tahap pertama (inisiasi) pada akhir tahun 2023 lalu, PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) melanjutkan program employee engagement ini…

ASABRI saat memberikan pelatihan Usaha Kecil dan Menegah

Senin, 16 Desember 2024 - 07:36 WIB

ASABRI Dukung Pemberdayaan Pelaku UMK untuk Meningkatkan Kapasitas Usaha di Era Digital

Sebagai wujud komitmen mendukung pertumbuhan dan pemberdayaan Usaha Mikro dan Kecil (UMK), ASABRI kembali menghadirkan salah satu Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan andalannya yaitu…

dari kiri: sutradara film Sorop, Upi, Produser MD Pictures Manoj Punjabi, dan bintang film Sorop Hana Malasan.

Senin, 16 Desember 2024 - 07:30 WIB

Kasus Penggelapan Voucher Film 'Sorop', Manoj Punjabi: 'Jangan Sampai Terulang!'

Dua oknum yang bekerja di percetakan, H dan Y dilaporkan ke Polsek Kemayoran dengan pasal penggelapan yang berpotensi merugikan MD Pictures hingga ratusan juta.

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menggelar soft launching Super Apps Bale by BTN pada rangkaian HUT KPR BTN ke-48. Bale by BTN merupakan transformasi dari BTN Mobile yang saat ini digunakan nasabah BTN untuk bertransaksi. Dalam acara tersebut turut hadir Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait dan Menteri BUMN Erick Thohir.

Minggu, 15 Desember 2024 - 23:11 WIB

HUT KPR BTN ke-48, BTN Gelar Soft Launching Bale

Jakarta– PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menggelar soft launching Super Apps Bale by BTN pada rangkaian HUT KPR BTN ke-48. Bale by BTN merupakan transformasi dari BTN Mobile yang…

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) menggelar Gala Premier Web Series Pakai Hati Reborn pada 14 Desember 2024 di XXI Plaza Senayan, Jakarta

Minggu, 15 Desember 2024 - 21:06 WIB

HUT Ke-129, BRI Luncurkan Web Series Pakai Hati Reborn Angkat Tema 'Champion of Financial Inclusion'

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) menggelar Gala Premier Web Series Pakai Hati Reborn pada 14 Desember 2024 di XXI Plaza Senayan, Jakarta. Acara ini menjadi bagian dari rangkaian…