HK Percepat Pembangunan RS UNHAS Makassar

Oleh : Herry Barus | Minggu, 11 Juli 2021 - 10:00 WIB
HK Percepat Pembangunan RS UNHAS Makassar

INDUSTRY.co.id - Jakarta– Memasuki Semester II tahun 2021, PT Hutama Karya (Persero) (Hutama  Karya) terus melanjutkan kontruksi Proyek Pembangunan Renovasi Rumah Sakit Universitas  Hasanuddin (RS UNHAS) di Makassar, Sulawesi Selatan. Proyek senilai 161,45 Miliar ini  ditargetkan akan selesai pada akhir tahun 2021 mendatang.

Direktur Operasi II Hutama Karya, Ferry Febrianto, mengatakan bahwa dalam proyek yang  dimulai sejak akhir tahun 2020 lalu ini, Hutama Karya dipercaya atas beberapa scope pekerjaan  mulai dari struktur bangunan, arsitektur ekterior & interior, MEP, hingga Electrical Service &  System, serta beberapa scope pekerjaan lainnya.

“Saat ini progres pekerjaan Proyek  Pembangunan Renovasi Rumah Sakit Universitas Hasanuddin (RS UNHAS) di Makassar,  Sulawesi Selatan ini mencapai lebih dari 40%. Secara umum dari bahan baku material  pembangunan seluruhnya sudah on site. Jumlah tenaga kerja tercukupi dengan baik dan  implementasi protokol kesehatan di lokasi proyek diterapkan dengan ketat, sehingga kami  optimis proyek ini dapat selesai tepat waktu,” tutur Ferry dalam keterangan resmi yang diterima TopBusiness.id.

Lebih lanjut, Ferry mengatakan bahwa hal yang membedakan Proyek RS UNHAS dengan  proyek gedung lainnya adalah bahwa proyek ini merupakan lanjutan dari tahapan sebelumnya  dan terdapat beberapa bagian yang sudah beroperasi. Sehingga dari awal proyek perlu  dilakukan mapping awal atau pengecekan pekerjaan pada progress 0%. Hal ini dilakukan agar  perusahaan mengetahui batas lingkup pekerjaan yang akan dikerjakan serta mengidentifikasi  potensi tambah kurang pekerjaan.

“Dengan kondisi tersebut, maka tim di lapangan dituntut untuk lebih pro-aktif dengan semua  stakeholder. Untuk memastikan penyelesaian proyek dapat berjalan dengan baik, kami  melakukan langkah-langkah percepatan seperti monitoring & mapping secara berkala,  membuat schedule mendatangkan sumber daya, serta mengidentifikasi & memprioritaskan  item pekerjaan yang memerlukan waktu produksi lama,” imbuh Ferry.

Proyek yang dikepalai oleh Ari Kurniawan sebagai kepala proyeknya telah menerapkan teknologi Building Information Modelling (BIM) dengan berfokus pada 3D, 4D, dan 5D. 3D  Modeling diterapkan untuk visualisasi dan approval material, membantu acuan pekerjaan di  lapangan, mapping area, export shop drawing serta clash detection. Peran 4D Scheduling di  proyek ini yaitu menyelaraskan master schedule dengan modeling gedung dan diupdate secara  berkala. Sedangkan untuk 5D Quantity digunakan saat cross check hitungan volume bangunan,  serta jumlah pengadaan material. Ditengah pandemi Covid-19 saat ini, Hutama Karya  memastikan penerapan protokol kesehatan yang ketat di lokasi proyek.

“Protokol kesehatan yang dilaksanakan di proyek ini tidak hanya kepada seluruh karyawan,  Konsultan, dan pihak UNHAS, tetapi juga kepada subkon, mandor, dan seluruh pekerja.  Dimana semua orang yang memasuki area proyek diwajibkan untuk menerapkan 5M (memakai  masker, mencuci tangan, mengecek suhu tubuh, menghindari kerumunan, serta menerapkan  physical distancing). Semua pihak juga diwajibkan untuk melakukan vaksinasi COVID-19,  serta adanya pemberian vitamin secara berkala guna menjaga daya tahan tubuh. Kami pastikan  kesehatan para pekerja tetap menjadi prioritas utama guna mendukung keberhasilan  pembangunan proyek ini,” tutup Ferry Febrianto, Direktur Operasi II Hutama Karya.

Proyek pembangunan RS UNHAS merupakan salah satu proyek milik Kementerian  Pendidikan, Kebudayaan, Riset, & Teknologi Republik Indonesia di wilayah timur Indonesia  dengan Hutama Karya sebagai kontraktor utamanya. Kehadiran RS UNHAS nantinya  diharapkan dapat bermanfaat sebaik mungkin sebagai rumah sakit akademik, serta menambah  daftar fasilitas kesehatan yang berguna bagi masyarakat Sulawesi Selatan khususnya ditengah  Pandemi Covid-19.

Oleh karena itu, Hutama Karya memastikan kualitas infrastruktur yang  baik dari gedung RS UNHAS ini menjadi poin utama dalam pembangunannya. Di samping  proses pembangunan, Hutama Karya juga melaksanakan program sosial di lingkungan proyek  seperti acara pemberian santunan kepada anak yatim panti asuhan. Dari segi pembangunan,  diharapkan proyek dapat dilaksanakan dengan optimal, baik dari segi biaya, mutu, waktu, serta  efektif dan efisien, dengan tetap mengutamakan aspek K3, yaitu zero accidents serta dengan kedisiplinan dalam pengimplementasian protokol kesehatan.