Villa Kencana Cikarang Tawarkan Ruko dan Runita di Boulevard, Harga Mulai Rp400 Jutaan

Oleh : Ridwan | Sabtu, 11 Mei 2024 - 21:27 WIB

INDUSTRY.co.id - Cikarang - Perumahan Villa Kencana Cikarang yang dikembangkan oleh Arrayan Group sejak tahun 2016 kini telah berkembang pesat, seiring pertumbuhan ekonomi yang semakin bertumbuh di kawasan perumahan.

Perumahan subsidi yang diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada tahun 2017 ini telah melakukan proses serah terima hunian kepada konsumen sejak 2017 lalu. 

Saat ini, rumah subsidi yang sudah terjual di Villa Kencana Cikarang kurang lebih sebanyak 7.500 unit. Sedangkan jumlah kepala keluarga (KK) yang tinggal di Villa Kencana Cikarang saat ini mencapai kurang lebih 6.000 KK.

"Dengan jumlah sebesar ini bisa dipastikan kawasan Villa Kencana Cikarang sudah hidup dan sangat ramai. Kalau sore, kuliner menjadi destinasi warga Villa Kencana Cikarang, bahkan warga dari luar perumahan pun datang ke sini untuk mencari makanan," kata Tuti Mugiastuti, Direktur Marketing PT Alexandra Citra Pertiwi (Arrayan Group) melalui keterangan resminya, Sabtu (11/5).

Menurut Tuti, hal yang membuat Villa Kencana Cikarang sangat hidup karena perumahan tersebut memiliki tiga pintu gerbang yang menjadi akses masuk kawasan ini yang menjadi akses masuk kawasan yang menghubungkan jalan desa dengan jalan raya.

"Ditambah lagi dengan mulainya dipasarkan kawasan komersial di boulevard Villa Kencana Cikarang, dipastikan akan makin ramai dan hidup ekonomi di sini," terangnya.

Terdapat 4 hektar lahan yang disediakan untuk kawasan komersial seperti, ruko, rumah tinggal sekaligus tempat usaha atau runita.

Rencananya tidak kurang dari 430 unit properti komersial yang akan dibangun, mulai dari runita dan ruko. 

Runita terdiri dari satu lantai, dan ruko dua lantai. Harganya berkisar mulai dari Rp400 jutaan untuk runita, sedangkan unit ruko masih dikisaran harga Rp700 jutaan. 

Peminat properti komersial tersebut cukup tinggi. Ini terbukti dari jumlah NUP yang telah mencapai sekitar 50 peminat meskipun baru dibuka 2 minggu lalu.

Selain itu, Arrayan Group juga telah menyediakan fasilitas lainnya seperti, taman bermain anak yang luas, Masjid besar yang letaknya strategis sehingga bisa terjangkau penghuni perumahan.

Selain itu, juga terdapat fasilitas olahraga, antara lain lapangan futsal dan lapangan voli, dan tentunya jalan utama hingga jalan lingkungan yang sudah dicor dan berukuran lebar. Kemudian juga terdapat fasilitas pertokoan ruko yang menjual kebutuhan sehari-hari bagi warga.

Dalam kawasan Villa Kencana Cikarang juga terdapat water pond yang luasnya sekitar 5 ribu meter persegi. Fasilitas ini akan berfungsi sebagai penampungan air, sekaligus sebagai penyerapan air. Bahkan, water pond ini dilengkapi dengan pintu air yang mengatur debit air bila terjadi kenaikan air. 

Terkait ada beberapa rumah yang kosong, menurut Tuti, itu bisa saja terjadi. Rumah tersebut ditinggalkan penghuninya lebih terkait dengan pemilik rumah sendiri, bukan karena fasilitas lingkungan yang minim atau masalah dengan pihak pengembang. Rumah yang kosong pun bisa ditemukan di perumahan-perumahan lainnya. 

Dari beberapa rumah yang kosong setelah dilakukan pengecekan oleh estate management lebih karena faktor penghuni, seperti imbas Covid yang menyebabkan banyak PHK sehingga pemilik rumah pulang kampung, ada yang pindah kerja ke Jakarta, dan rumahnya ditinggalkan kosong dan beberapa hal lainnya. Masalah internal penghuni yang membuatnya mengosongkan rumah.

Meskipun saat ini Arrayan sudah tidak lagi membangun rumah subsidi, namun tetap mempunyai komitmen yang jelas, yaitu menjaga lingkungan Villa Kencana Cikarang, agar tetap aman dan nyaman bagi para penghuninya. Namun, komitmen tersebut juga tidak akan berjalan dengan baik bila tidak ada dukungan dari para pengurus lingkungan, seperti RT/RW dan semua warga.

Sekadar informasi, pembangunan rumah subsidi di Villa Kencana Cikarang sudah selesai sejak sekitar 8 tahun yang lalu dan sejak saat itu Arrayan Group selaku pengembang sudah tidak lagi membangun rumah subsidi di Villa Kencana Cikarang.