Kalapas Sukamiskin Wahid Husein Merusak Sendi-Sendi Penegakan Hukum

Oleh : Herry Barus | Minggu, 22 Juli 2018 - 10:50 WIB

Wahid Husein Kapalaps Sukamiskin Bandung (Foto Dok Industry.co.id)
Wahid Husein Kapalaps Sukamiskin Bandung (Foto Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Masyarakat Pemantau Peradilan Indonesia (MAPPI) Fakultas Hukum UI menyatakan Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Sukamiskin Wahid Husein yang ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), telah merusak sendi-sendiri penegakan hukum di Indonesia.

"Benar-benar sangat ironis dengan ditangkapnya kalapas Sukamiskin," kata Ketua Umum MAPPI FHUI, Choky Ramadhan di Jakarta, Sabtu (21/7/2018) .

Ia menambahkan Kalapas Sukamiskin yang mendapat mandat untuk menjaga dan melakukan berbagai program agar ratusan terpidana korupsi tidak kembali mengulang kejahatannya, justru malah bersekongkol dan tetap melanggengkan praktik korupsi tersebut.

Dengan demikian, proses reintegrasi agar terpidana dapat kembali ke tengah masyarakat dengan perilaku yang lebih baik, dalam hal ini tidak kembali melakukan korupsi, gagal dilakukan oleh Lapas Sukamiskin.

Sehingga, kita masyarakat wajar menjadi khawatir bahwa pemenjaraan terpidana korupsi menjadi tidak optimal dan tidak sesuai dengan tujuannya untuk membuat jera dan agar pelaku tidak mengulangi kembali karena proses pemenjaraannya sangat tinggi intensitas dan frekuensi korupsinya yang difasilitasi oleh Kalapas Sukamiskin, paparnya.

Karena itu, kata dia, kita nantikan proses penyidikan dan penuntutan KPK yang perlu mempertimbangkan hal-hal yang memberatkan mengingat posisi Kalapas Sukamiskin yang sentral dalam upaya pemberantasan korupsi "Jika terbukti bersalah, Kalapas layak diberhentikan dengan tidak hormat. Tanpa tunjangan dan uang pensiun," katanya.

Ia juga menyarankan dalam pengisian posisi Kalapas, perlu dilakukan secara profesional dengan menguji kelayakan dengan dukungan Komisi Aparatur Sipil Negara. Ketiga, sidak reguler perlu dilakukan dan tentu disertai dengan penindakan.

"Ini bukan barang baru. Kita sudah dengar isu ini sejak Prof Denny menjadi Wamenkumham, dan bahkan beberapa tahun terakhir sempat diangkat oleh jurnalisme investigasi salah satu media di Indonesia," katanya.

Selanjutnya, rombak pejabat maupun staf di Sukamiskin yang terkait, ataupun mengetahuinya tetapi "membiarkan" dan tidak melaporkannya. Selanjutnya whistleblowing sistem perlu dikembangkan agar memberikan perlindungan maupun penghargaan bagi pihak pegawai maupun warga bina pemasyarakatan yang melaporkan praktik koruptif di lapas.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Foto Ilustrasi, aplikasi Tik Tok

Jumat, 04 April 2025 - 14:30 WIB

TikTok Terancam Diblokir di Amerika, Indonesia Justru Panen Manfaat untuk UMKM

TikTok tengah menghadapi tekanan besar di Amerika Serikat. Pemerintah AS memberi waktu hingga 5 April 2025 kepada ByteDance, perusahaan induk TikTok asal Tiongkok, untuk melepas kepemilikannya…

Ketua Umum Asaki, Edy Suyanto (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Jumat, 04 April 2025 - 13:00 WIB

Asaki: TKDN & Program 3 Juta Rumah Amankan Pasar Domestik Keramik Pasca Tarif Imbal Balik AS

Ketua Umum Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia (Asaki), Edy Suyanto berharap pemerintah Indonesia segera memulai negosiasi dengan AS untuk menghadirkan neraca perdagangan yang lebih berimbang.

Juru Bicara Kementerian Perindustrian Febri Hendri Antoni Arief

Jumat, 04 April 2025 - 11:42 WIB

Kemenperin: PMI Manufaktur Maret 2025 masih di Level Ekspansif 52,4 Poin

Purchasing Manager’s Index (PMI) Manufaktur Indonesia pada bulan Maret 2025 masih berada di level ekspansif sebesar 52,4 poin. Angka ini turun dibandingkan dengan PMI bulan sebelumnya sebesar…

GeTI Incubator resmi menerima sertifikat akreditasi dari Lembaga Akreditasi LPK Provinsi Banten untuk Skema Mengoperasikan Sistem ERP untuk Manajemen Ritel dan Bisnis (Retail & Business ERP Professional).

Jumat, 04 April 2025 - 11:18 WIB

GETI Incubator Terima Sertifikat Akreditasi Skema ERP dari LA LPK Banten, Dorong Kompetensi Digital Tenaga Kerja dan UMKM

GeTI Incubator resmi menerima sertifikat akreditasi dari Lembaga Akreditasi LPK Provinsi Banten untuk Skema Mengoperasikan Sistem ERP untuk Manajemen Ritel dan Bisnis (Retail & Business ERP…

Dispora Kota Tangerang bekerjasama dengan GeTI Incubator Gelar Pelatihan Wirausaha Digital untuk 1.000 Pemuda

Jumat, 04 April 2025 - 11:07 WIB

Dispora Kota Tangerang Gandeng GeTI Incubator Gelar Pelatihan Wirausaha Digital untuk 1.000 Pemuda

Dalam upaya mendorong kemandirian ekonomi di kalangan generasi muda, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang menggandeng GeTI Incubator untuk menggelar program pelatihan kewirausahaan…